Minggu, 24 Oktober 2010

PRINSIP-PRINSIP KOPERASI

PRINSIP MUNKNER

•      Keanggotaan bersifat sukarela

•      Keanggotaan terbuka

•      Pengembangan anggota

•      Identitas sebagai pemilik dan pelanggan

•      Manajemen dan pengawasan dilaksanakan scr demokratis

•      Koperasi sbg kumpulan orang-orang

•      Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi

•      Efisiensi ekonomi dari perusahaan  koperasi

•      Perkumpulan dengan sukarela

•      Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan

•      Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi

•      Pendidikan anggota

 

PRINSIP ROCHDALE

•      Pengawasan secara demokratis

•      Keanggotaan yang terbuka

•      Bunga atas modal dibatasi

•      Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota

•      Penjualan sepenuhnya dengan tunai

•      Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan

•      Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota

•      Netral terhadap politik dan agama

PRINSIP RAIFFEISEN

•      Swadaya

•      Daerah kerja terbatas

•      SHU untuk cadangan

•      Tanggung jawab anggota tidak terbatas

•      Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan

•      Usaha hanya kepada anggota

•      Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang

PRINSIP HERMAN SCHULZE

•      Swadaya

•      Daerah kerja tak terbatas

•      SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota

•      Tanggung jawab anggota terbatas

•      Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan

•      Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

 

PRINSIP ICA

•      Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan  yang dibuat-buat

•      Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara

•      Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)

•      SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing-masing

•      Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus

•      Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional

PRINSIP / SENDI KOPERASI MENURUT UU NO. 12/1967

•      Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara Indonesia

•      Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi  sebagai pemimpin demokrasi dalam koperasi

•      Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota

•      Adanya pembatasan bunga atas modal

•      Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya

•      Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka

•      Swadaya, swakarta dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri

PRINSIP KOPERASI
UU NO. 25 / 1992

•      Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

•      Pengelolaan dilakukan secara demokrasi

•      Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota

•      Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal

•      Kemandirian

•      Pendidikan perkoperasian

•      Kerjasama antar koperasi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar